
Bengkulu Tengah — Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah bersama TNI menyiapkan pelaksanaan Karya Bhakti Skala Besar sebagai bagian dari upaya memperkuat pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Persiapan kegiatan dibahas dalam rapat virtual di Makodim 0407/Kota Bengkulu, Jumat (25/9/2026).
Rapat dipimpin Komandan Kodim 0407/Kota Bengkulu Letnan Kolonel Inf. Condro Edi Wibowo, S.Sos., M.M., M.Han., dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah Drs. Tomi Marisi, M.Si., mewakili Bupati Bengkulu Tengah. Turut hadir Asisten I Wali Kota Bengkulu serta sejumlah kepala OPD dari kedua daerah.
Karya Bhakti Skala Besar mengusung tema “Bakti TNI Angkatan Darat untuk Rakyat dalam Rangka Menguatkan Ketahanan Wilayah”. Kegiatan direncanakan berlangsung selama 60 hari pada Semester II Tahun Anggaran 2026 dengan melibatkan 180 personel TNI Angkatan Darat bersama masyarakat.
Di Kabupaten Bengkulu Tengah, kegiatan akan diarahkan pada sejumlah kebutuhan dasar masyarakat. Sasaran fisik meliputi rehabilitasi enam rumah tidak layak huni beserta fasilitas MCK, pembangunan fasilitas air bersih melalui sumur bor, rehabilitasi sekolah dan rumah ibadah, serta peningkatan akses jalan dan sarana penghubung masyarakat.
Fasilitas air bersih direncanakan dibangun melalui 43 titik sumur bor. Sejumlah lokasi yang masuk dalam paparan antara lain Desa Durian Sebakul, Ulak Lebar, Keroya, Bajak 3, Lubuk Pendam, Lubuk Puar, Pematang Tiga, Pagar Gunung, Curup, Srikuncoro, Arga Indah II, dan Rindu Hati.
Selain itu, kegiatan fisik mencakup rehabilitasi SDN 90 Kabupaten Bengkulu Tengah beserta dukungan sarana dan prasarana, renovasi Masjid Al-Mukminun, pelebaran dan perbaikan jalan Desa Talang Ambung, Kecamatan Merigi Kelindang, serta perbaikan sarana penghubung masyarakat termasuk jembatan.
Untuk Kota Bengkulu, sasaran yang disiapkan meliputi rehabilitasi lima rumah tidak layak huni, pembangunan dan pemeliharaan fasilitas air bersih serta MCK, rehabilitasi SDN 86 Kota Bengkulu, renovasi Masjid Nurul Ikhlas, dan pengeboran sumur air bersih. Lokasi yang tercantum dalam paparan antara lain Kelurahan Surabaya, Teluk Sepang, dan Kandang Emas.
Selain pembangunan fisik, Karya Bhakti juga diisi kegiatan sosial kemasyarakatan. Kegiatan tersebut meliputi operasi katarak untuk dua orang, donor darah 10 orang, khitanan massal 10 orang, bakti lingkungan 20 orang, operasi bibir sumbing empat orang, serta penanaman 40 batang pohon.
Dari sisi anggaran, Pemerintah Kota Bengkulu menyiapkan Rp650 juta, sedangkan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah mengalokasikan Rp250 juta. Rapat juga membahas dukungan pembiayaan dari kementerian terkait dan partisipasi masyarakat.
Dandim 0407/Kota Bengkulu Letkol Inf. Condro Edi Wibowo mengatakan Karya Bhakti Skala Besar tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.
“Karya Bhakti bukan sekadar membangun fisik, melainkan membangun kebersamaan dan mempererat persaudaraan demi kestabilan serta kemajuan daerah,” ujarnya.
Sekda Bengkulu Tengah Drs. Tomi Marisi menyatakan pemerintah daerah siap mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Dukungan diberikan agar program yang dilaksanakan bersama TNI dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Karya Bhakti Skala Besar di Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Tengah diharapkan dapat mempercepat penyediaan fasilitas dasar, memperbaiki akses masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan wilayah melalui sinergi TNI, pemerintah daerah dan masyarakat.






