Lebong– Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bengkulu menerima hibah lahan seluas 6,19 hektare dari Pemerintah Kabupaten Lebong. Penyerahan hibah dilakukan dalam rangkaian Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Pendopo Rumah Dinas Bupati Lebong, Kamis (4/6/2026).
Upacara yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” tersebut dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah dan instansi terkait. Pada kesempatan itu, Bupati Lebong Azhari secara simbolis menyerahkan dokumen hibah lahan kepada Kepala BRMP Bengkulu, Shannora Yuliasari.
Penyerahan hibah tersebut menjadi momentum penting setelah melalui proses yang cukup panjang. Lahan yang diperoleh nantinya akan dimanfaatkan sebagai kebun percontohan guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi BRMP Bengkulu dalam pengembangan sektor pertanian di daerah.
Lahan hibah seluas 6,19 hektare tersebut berlokasi di Desa Sukau Datang I, Kecamatan Tubei, Kabupaten Lebong. Keberadaan lahan ini menjadi wujud nyata sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lebong dan BRMP Bengkulu dalam mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan.
Kerja sama tersebut dinilai strategis untuk mempercepat pengembangan sektor pertanian di Provinsi Bengkulu, khususnya di Kabupaten Lebong. Selain itu, lahan tersebut akan menjadi sarana pengembangan inovasi dan penerapan teknologi pertanian modern.
Kebun percontohan BRMP Bengkulu nantinya akan berfungsi sebagai pusat riset, diseminasi teknologi, dan percontohan pertanian spesifik lokasi. Fasilitas tersebut juga akan digunakan untuk menguji berbagai teknologi pertanian modern yang dapat diterapkan oleh petani.
Selain sebagai lokasi penelitian, kebun percontohan juga akan dimanfaatkan untuk memproduksi benih dan bibit unggul. Keberadaannya diharapkan mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah.
BRMP Bengkulu juga akan menjadikan kebun percontohan tersebut sebagai sarana edukasi bagi petani dan masyarakat. Melalui berbagai kegiatan pelatihan dan demonstrasi teknologi, petani diharapkan dapat mengadopsi metode budidaya yang lebih efektif dan modern.
Ke depan, kebun percontohan BRMP Bengkulu diharapkan menjadi model pengelolaan pertanian yang produktif dan berkelanjutan. Selain meningkatkan hasil pertanian, keberadaannya juga diharapkan mampu menjadi contoh bagi masyarakat dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian.

Berita Terbaru
Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Puncak Selidiki Penikaman ASN di Ilaga, Dugaan Motif Balas Dendam Didalami
Cegah Jerat Judi Online, Kabid Humas Polda Bengkulu Beri Edukasi Bahaya Judol ke Pekerja Koperasi di Lapangan Merah Putih
BAZNAS Tanggung Rp142 Juta Biaya Pemulangan Jenazah PMI Risky Ade Saputra, Rp92 Juta Uang Duka Disiapkan
Pemkot Bengkulu Matangkan Persiapan Gebyar Semarak Merah Putih 2026
Pemprov Bengkulu Siapkan Lima Langkah Penguatan MBG, Libatkan Petani hingga BUMDes
Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz Ungkap Fakta di Balik Dua Video Kekerasan, Masyarakat Diimbau Waspadai Propaganda KKB