Bengkulu – Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menargetkan sekitar 10 ribu peserta akan ambil bagian dalam Karnaval Batik Besurek yang digelar Sabtu, 18 April 2026.
Jumlah peserta yang besar tersebut berasal dari berbagai unsur, mulai dari pelajar SD dan SMP, OPD, hingga dukungan dari tingkat provinsi.
“Sekitar 150 sekolah sudah terlibat, ditambah OPD dan SMA. Provinsi juga akan ikut mendukung,” ujar Dedy.
Seluruh peserta diwajibkan mengenakan batik besurek sebagai identitas utama karnaval. Pemerintah Kota Bengkulu juga mengundang tamu dari luar negeri seperti Singapura dan Malaysia untuk menyaksikan kegiatan tersebut.
Dedy menegaskan, pemilihan batik besurek sebagai tema bukan sekadar budaya, tetapi juga strategi menggerakkan ekonomi masyarakat. Ia menyebut setiap pelaksanaan karnaval sebelumnya selalu berdampak pada meningkatnya penjualan batik besurek.
“Ini cara kita mendorong perputaran ekonomi masyarakat,” katanya.
Selain karnaval, Pemkot juga menyiapkan rangkaian acara malam hari dengan konsep pencahayaan untuk menambah daya tarik. Masyarakat dapat menyaksikan langsung maupun melalui siaran di RBTV.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu Nina Nurdin menyebut karnaval tahun ini mengusung konsep “glowing in the dark” yang akan menonjolkan kreativitas peserta dalam memadukan busana batik dengan elemen cahaya.
“Kami ingin ini menjadi atraksi wisata yang menarik tidak hanya lokal, tetapi juga nasional hingga mancanegara,” ujarnya.
Karnaval akan dipusatkan di kawasan Belungguk Point yang dinilai mampu menampung tingginya antusiasme masyarakat.
Pemkot Bengkulu juga tengah menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk pelajar dan mahasiswa asing, serta merencanakan kehadiran pejabat nasional untuk memperkuat gaung acara.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap batik besurek semakin dikenal luas sekaligus meningkatkan kunjungan wisata dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Berita Terbaru
Polri Tertibkan Debt Collector, Dorong Legalitas Profesi dan Cegah Praktik Premanisme
Polri Ungkap TPPO Modus Perekrutan WNI Jadi Tentara Bayaran di Rusia, Lima Laporan Polisi Ditangani
Program Bantu Rakyat, Pemprov Bengkulu dan Baznas Salurkan Sembako untuk Lansia di Bumi Ayu
Polri Mutasi Tiga Pamen, Kapolres Sukoharjo Berganti di Tengah Proses Pemeriksaan Propam
Wagub Minta ASN dan Kepala OPD Totalitas Bantu Rakyat
Pembunuhan Istri Siri dan Anak di Madiun, LKBH UIN Jakarta Soroti Praktik Poligami Siri