Rejang Lebong – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Kabupaten Rejang Lebong. Muhammad Daniel Alfarizie, siswa SD Negeri 10 Rejang Lebong, berhasil meraih medali emas pada ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2025 tingkat sekolah dasar kategori Solo Song (Menyanyi Tunggal).
Daniel tampil memukau mewakili Provinsi Bengkulu dan menyingkirkan peserta terbaik dari seluruh Indonesia. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi sekolah, daerah, dan masyarakat Rejang Lebong. Kabar kemenangan itu diumumkan pihak sekolah melalui akun resmi pada Jumat (7/11/2025).
“Syukur Alhamdulillah, selamat kepada ananda Muhammad Daniel Alfarizie yang berhasil meraih medali emas FLS2N Cabang Menyanyi Tingkat SD se-Indonesia mewakili Provinsi Bengkulu,” tulis pihak sekolah.
Kepala SDN 10 Rejang Lebong, Agustian, menyebut keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras siswa, bimbingan guru, serta dukungan pemerintah daerah. Pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Rejang Lebong HM Fikri Thobari, SE, MAP, Dinas Pendidikan, pelatih Retta Zatya Eka Hardini Dini Nova, pendamping Novarinawati, dan seluruh dewan guru.
“Sangat bangga dan bahagia. Semoga prestasi ini bisa terus dipertahankan,” ujar pihak sekolah.
Bupati Fikri Thobari turut menyampaikan rasa bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi Daniel menjadi bukti bahwa pelajar Rejang Lebong mampu bersaing di tingkat nasional dengan kemampuan dan kreativitas tinggi.
“Alhamdulillah, anak kami berhasil jadi yang terbaik. Terima kasih atas dukungan semua pihak. Semoga Rejang Lebong semakin bahagia dan istimewa,” kata Fikri.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus memperkuat dukungan terhadap pendidikan agar semakin banyak siswa berprestasi di tingkat nasional dan internasional.
Sementara itu, orang tua Daniel menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah. “Alhamdulillah, anak kami bisa membawa nama baik Rejang Lebong. Terima kasih atas dukungan dan doa semua pihak,” ungkapnya haru.
FLS2N merupakan ajang tahunan bergengsi yang digelar oleh Kementerian Pendidikan sebagai wadah menyalurkan bakat seni siswa di bidang musik, tari, dan pertunjukan.
Keberhasilan Muhammad Daniel Alfarizie menjadi bukti bahwa kreativitas anak daerah mampu bersinar di panggung nasional, membawa harum nama Rejang Lebong Bahagia dan Istimewa.

Berita Terbaru
Polri Tertibkan Debt Collector, Dorong Legalitas Profesi dan Cegah Praktik Premanisme
Polri Ungkap TPPO Modus Perekrutan WNI Jadi Tentara Bayaran di Rusia, Lima Laporan Polisi Ditangani
Program Bantu Rakyat, Pemprov Bengkulu dan Baznas Salurkan Sembako untuk Lansia di Bumi Ayu
Polri Mutasi Tiga Pamen, Kapolres Sukoharjo Berganti di Tengah Proses Pemeriksaan Propam
Wagub Minta ASN dan Kepala OPD Totalitas Bantu Rakyat
Pembunuhan Istri Siri dan Anak di Madiun, LKBH UIN Jakarta Soroti Praktik Poligami Siri