Bengkulu – Menindaklanjuti kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto dan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi secara tegas melarang sekolah-sekolah di Kota Bengkulu memungut biaya atau menjual buku mata pelajaran serta Lembar Kerja Siswa (LKS).
“Menindaklanjuti perintah Pak Presiden yang diteruskan oleh Pak Gubernur, saya (Walikota Bengkulu) ingin memastikan bahwa di Kota Bengkulu, guru-guru dilarang memungut atau meminta siswa membeli buku dan LKS,” tegas Dedy, Minggu (23/2).
Sebelumnya, Gubernur Helmi Hasan telah mengeluarkan kebijakan serupa sebagai bagian dari gebrakan hari pertama kepemimpinannya, termasuk menghapus biaya ambulans di RSUD M. Yunus dan melarang penjualan LKS serta buku di sekolah.
“Pak Gubernur sudah mengimbau, maka selaku Walikota, saya menindaklanjuti imbauan tersebut dan mengingatkan, tidak ada lagi praktik yang memberatkan siswa dan orang tua,” imbuhnya. (Redaksi)

Berita Terbaru
Jepang Perketat Syarat Izin Tinggal, Skrining TBC Jadi Kewajiban WNI
160 Mitra Dapur MBG Bengkulu Protes Kebijakan BGN, Siapkan Aksi 10 November Jika Tak Dipenuhi
Astronom Temukan Planet Diduga Kaya Karbon di Angkasa, Dijuluki Planet Berlian
25 Atlet Seluma Ikuti POPDA Bengkulu 2026, Turun di Lima Cabor
Desa Bukit Peninjauan II Dinilai sebagai Percontohan Desa Antikorupsi 2026
Baznas Bengkulu Salurkan Kursi Roda untuk Lansia 58 Tahun di Seluma