Bengkulu – Dalam rangka memperkuat kapasitas serta mendorong inovasi anggota Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam merumuskan kebijakan pengendalian harga dan mendukung pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bengkulu, TPID berencana melaksanakan Capacity Building TPID se-Provinsi Bengkulu dan Benchmarking Champion TPID ke Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli hingga 2 Agustus mendatang.
Hal ini disampaikan oleh TPID Provinsi Bengkulu saat audiensi bersama Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, pada Kamis sore (10/7).
“Dari keterangan yang disampaikan TPID tadi, kegiatan tersebut bertujuan mempelajari langsung upaya pengendalian inflasi. Nantinya juga akan ada kerja sama antar daerah untuk komoditas strategis, serta pengelolaan dari hulu ke hilir terhadap komoditas padi, cabai, dan bawang merah,” ujar Herwan.
Senada dengan hal tersebut, anggota TPID dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Dhita Aditya, menjelaskan bahwa TPID Jawa Tengah dan TPID Kabupaten Kebumen dinilai sebagai champion yang relevan untuk dijadikan rujukan. Mereka berhasil mengendalikan harga dan pasokan komoditas pangan melalui program unggulan, seperti penguatan kelembagaan BUMDes dan BUMP petani, dengan pendekatan integrasi hulu-hilir yang efektif dalam memotong rantai distribusi.
“Pada kesempatan tersebut, akan dibentuk Forum Petani Champion (FPC). Forum ini akan mendorong perencanaan tanam secara terjadwal lintas kabupaten, sehingga pasokan lebih merata dan tidak terjadi kelebihan produksi (over-supply) maupun kekosongan pasar yang dapat menyebabkan fluktuasi harga secara ekstrem,” jelas Dhita.
Lebih lanjut, Dhita menyampaikan bahwa FPC Jawa Tengah juga menjadi pelopor dalam mengadopsi inovasi penggunaan benih bawang merah dari biji. Inovasi ini menghasilkan bawang merah dengan umur simpan lebih panjang dan mampu mengurangi ketergantungan terhadap umbi benih yang harganya cenderung fluktuatif.

Berita Terbaru
Aset Bank Bengkulu Tumbuh Capai Rp11,522 Triliun, Senator Destita Minta Pemerintah Perkuat Peran Bank Daerah
Polri Tertibkan Debt Collector, Dorong Legalitas Profesi dan Cegah Praktik Premanisme
Polri Ungkap TPPO Modus Perekrutan WNI Jadi Tentara Bayaran di Rusia, Lima Laporan Polisi Ditangani
Program Bantu Rakyat, Pemprov Bengkulu dan Baznas Salurkan Sembako untuk Lansia di Bumi Ayu
Polri Mutasi Tiga Pamen, Kapolres Sukoharjo Berganti di Tengah Proses Pemeriksaan Propam
Wagub Minta ASN dan Kepala OPD Totalitas Bantu Rakyat