Rejang Lebong – Sekda Rejang Lebong, Iwan Sumantri Badar, membuka lomba bertutur yang digelar Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Selasa (21/4) pagi. Kegiatan ini diikuti 28 siswa SD/MI dari kelas IV dan V.
Lomba mengusung tema pembangunan generasi gemar membaca melalui kearifan lokal. Peserta terdiri dari 14 siswa kelas IV dan 14 siswa kelas V yang menampilkan berbagai cerita rakyat.
Dalam sambutannya, Sekda menekankan pentingnya menanamkan kecintaan terhadap sastra lisan sejak dini. Ia menilai lomba bertutur menjadi sarana efektif mengenalkan legenda dan cerita rakyat kepada anak-anak.
Selain mendorong minat baca, kegiatan ini juga diharapkan memicu penulis lokal untuk mengembangkan cerita rakyat Rejang Lebong. Pemerintah daerah juga mendorong agar aksara dan Bahasa Rejang masuk dalam muatan lokal di sekolah.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah menyebut lomba ini bertujuan memperkuat literasi anak sekaligus membangun karakter melalui buku dan cerita budaya. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 21–22 April 2026.
Penilaian dilakukan tiga dewan juri, yakni Adhyra Irianto, Wimmy Hartawan, dan Edi Musa. Aspek yang dinilai meliputi penampilan, teknik bertutur, serta penguasaan materi cerita lokal.
Pada babak penyisihan, peserta menampilkan berbagai legenda daerah seperti Muning Raib, Asal Usul Pungguk Bitan, dan Lalan Belek. Babak final dijadwalkan berlangsung Rabu (22/4).

Berita Terbaru
Polri Tertibkan Debt Collector, Dorong Legalitas Profesi dan Cegah Praktik Premanisme
Polri Ungkap TPPO Modus Perekrutan WNI Jadi Tentara Bayaran di Rusia, Lima Laporan Polisi Ditangani
Program Bantu Rakyat, Pemprov Bengkulu dan Baznas Salurkan Sembako untuk Lansia di Bumi Ayu
Polri Mutasi Tiga Pamen, Kapolres Sukoharjo Berganti di Tengah Proses Pemeriksaan Propam
Wagub Minta ASN dan Kepala OPD Totalitas Bantu Rakyat
Pembunuhan Istri Siri dan Anak di Madiun, LKBH UIN Jakarta Soroti Praktik Poligami Siri