Seluma – Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, secara resmi mencanangkan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Kabupaten Seluma Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Camat Sukaraja, Selasa (7/4/2026).
Acara ini dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Seluma Hendri, SST., M.Si., beserta jajaran. Turut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta para kepala desa dari Desa Kayu Arang, Desa BP II, dan Desa Lubuk Sahung.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gustianto menegaskan bahwa program Desa Cinta Statistik merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembangunan desa berbasis data. Menurutnya, data yang akurat sangat diperlukan sebagai dasar dalam penyusunan perencanaan serta pengambilan kebijakan pembangunan agar lebih tepat sasaran.
“Data yang akurat sangat penting sebagai dasar dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan desa agar lebih tepat sasaran,” ujar Gustianto.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Seluma Hendri menjelaskan bahwa program Desa Cantik bertujuan memperkuat peran pemerintah desa dalam pengelolaan data statistik. Melalui program ini, diharapkan literasi statistik di tingkat desa semakin meningkat sehingga perencanaan pembangunan dapat dilakukan secara lebih efektif dan berbasis bukti.
“Program Desa Cinta Statistik merupakan upaya untuk meningkatkan literasi statistik di tingkat desa. Dengan data yang akurat dan terkelola dengan baik, desa dapat menyusun perencanaan pembangunan yang lebih efektif,” jelas Hendri.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan piagam pencanangan Desa Cinta Statistik oleh Wakil Bupati Seluma, Kepala BPS Seluma, Kepala Dinas Kominfo, serta perwakilan Dinas PMD sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung program tersebut. Selain itu, turut diserahkan sertifikat penghargaan kepada para Agen Statistik desa.
Pada tahun 2026, program Desa Cinta Statistik di Kabupaten Seluma dimulai dari tiga desa di Kecamatan Sukaraja, yakni Desa Kayu Arang, Desa BP II, dan Desa Lubuk Sahung. Ketiga desa tersebut diharapkan dapat menjadi percontohan dalam pengelolaan dan pemanfaatan data statistik di tingkat desa.
Melalui program ini, pemerintah berharap desa-desa di Kabupaten Seluma mampu menghasilkan data yang berkualitas guna mendukung perencanaan pembangunan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Berita Terbaru
Polri Tertibkan Debt Collector, Dorong Legalitas Profesi dan Cegah Praktik Premanisme
Polri Ungkap TPPO Modus Perekrutan WNI Jadi Tentara Bayaran di Rusia, Lima Laporan Polisi Ditangani
Program Bantu Rakyat, Pemprov Bengkulu dan Baznas Salurkan Sembako untuk Lansia di Bumi Ayu
Polri Mutasi Tiga Pamen, Kapolres Sukoharjo Berganti di Tengah Proses Pemeriksaan Propam
Wagub Minta ASN dan Kepala OPD Totalitas Bantu Rakyat
Pembunuhan Istri Siri dan Anak di Madiun, LKBH UIN Jakarta Soroti Praktik Poligami Siri