Bengkulu – Sebanyak 17.788 guru di Provinsi Bengkulu telah menerima pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) sebesar Rp144,05 miliar hingga Februari 2026. Dana tersebut ditransfer langsung dari Kas Negara ke rekening masing-masing guru tanpa melalui mekanisme berjenjang seperti sebelumnya.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu, Mohamad Irfan Surya Wardana, menegaskan penyaluran langsung ini menjadi langkah percepatan dalam memastikan hak guru diterima tepat waktu.
“Hingga Februari, Rp144,05 miliar sudah masuk ke rekening 17.788 guru di Bengkulu. Mekanisme ini memotong rantai birokrasi sehingga pencairan lebih cepat, transparan, dan tepat sasaran,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).
Ia menjelaskan, skema baru tersebut tidak hanya mempercepat proses administrasi, tetapi juga meminimalkan potensi keterlambatan akibat proses verifikasi berlapis. Dengan sistem transfer langsung, pemerintah dapat memastikan dana yang bersumber dari APBN benar-benar diterima oleh penerima manfaat tanpa hambatan teknis di daerah.
Secara rata-rata, setiap guru menerima tunjangan profesi sesuai ketentuan yang berlaku berdasarkan sertifikasi dan masa kerja. Pencairan yang lebih cepat ini diharapkan membantu menjaga stabilitas ekonomi keluarga guru, terutama di tengah kebutuhan menjelang Ramadan.
Selain berdampak pada kesejahteraan guru, perputaran dana Rp144,05 miliar tersebut juga memberi efek berganda terhadap ekonomi daerah. Dana yang langsung dibelanjakan di pasar lokal turut meningkatkan daya beli dan menggerakkan sektor usaha kecil di Bengkulu.
Irfan menambahkan, kebijakan ini menunjukkan bahwa APBN hadir secara nyata dalam mendukung sektor pendidikan. Pemerintah berkomitmen agar penyaluran TPG sepanjang 2026 berjalan lancar sehingga kesejahteraan guru semakin terjamin dan kualitas pendidikan di Bengkulu terus meningkat.

Berita Terbaru
Polri Tertibkan Debt Collector, Dorong Legalitas Profesi dan Cegah Praktik Premanisme
Polri Ungkap TPPO Modus Perekrutan WNI Jadi Tentara Bayaran di Rusia, Lima Laporan Polisi Ditangani
Program Bantu Rakyat, Pemprov Bengkulu dan Baznas Salurkan Sembako untuk Lansia di Bumi Ayu
Polri Mutasi Tiga Pamen, Kapolres Sukoharjo Berganti di Tengah Proses Pemeriksaan Propam
Wagub Minta ASN dan Kepala OPD Totalitas Bantu Rakyat
Pembunuhan Istri Siri dan Anak di Madiun, LKBH UIN Jakarta Soroti Praktik Poligami Siri