Bengkulu – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menghadiri peresmian Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Provinsi Bengkulu, Sabtu (3/1/2026). Kantor tersebut mengusung konsep Markas Hukum Bantu Rakyat.
Peresmian ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Hewa Antoni, anggota DPRD Kota Bengkulu Dediyanto, Wakil Presiden KAI Ilham Fatahillah, serta Ketua DPD KAI Provinsi Bengkulu Benni Hidayat.
Wakil Presiden KAI Ilham Fatahillah menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Bengkulu dan Wali Kota Bengkulu atas dukungan dan kehadiran langsung dalam peresmian kantor tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada gubernur dan wali kota yang telah memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan KAI di Provinsi Bengkulu. Kehadiran ini menjadi motivasi besar bagi kami,” ujar Ilham.
Ia menegaskan, dukungan pemerintah daerah menjadi penyemangat bagi KAI untuk terus menjaga marwah profesi advokat serta meningkatkan pelayanan bantuan hukum kepada masyarakat.
Sementara itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menekankan bahwa membantu rakyat merupakan tanggung jawab bersama tanpa memandang jabatan maupun profesi.
“Bantu rakyat adalah tekad bersama. Baik sebagai advokat, pemerintah, maupun tokoh masyarakat, semuanya bisa berperan membantu rakyat,” kata Helmi.
Helmi juga menyoroti pentingnya peran advokat dalam memberikan pendampingan hukum, khususnya bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan akses keadilan.
“KAI memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan pendampingan hukum. Pemerintah Provinsi Bengkulu memberikan apresiasi atas kehadiran dan kontribusi KAI,” tegasnya.
Peresmian Kantor DPD KAI Provinsi Bengkulu diharapkan menjadi pusat layanan bantuan hukum bagi masyarakat serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi advokat dalam mewujudkan keadilan hukum yang merata di Bengkulu.

Berita Terbaru
Polri Tertibkan Debt Collector, Dorong Legalitas Profesi dan Cegah Praktik Premanisme
Polri Ungkap TPPO Modus Perekrutan WNI Jadi Tentara Bayaran di Rusia, Lima Laporan Polisi Ditangani
Program Bantu Rakyat, Pemprov Bengkulu dan Baznas Salurkan Sembako untuk Lansia di Bumi Ayu
Polri Mutasi Tiga Pamen, Kapolres Sukoharjo Berganti di Tengah Proses Pemeriksaan Propam
Wagub Minta ASN dan Kepala OPD Totalitas Bantu Rakyat
Pembunuhan Istri Siri dan Anak di Madiun, LKBH UIN Jakarta Soroti Praktik Poligami Siri